Published on July 03, 2026
Bagikan artikel:
Setiap tahun ajaran baru selalu membawa sesuatu yang berbeda.
Seragam baru mulai dipersiapkan. Buku pelajaran kembali ditata di meja belajar. Jadwal sekolah perlahan kembali memenuhi hari-hari setelah liburan panjang.
Namun di tengah semua persiapan itu, ada satu hal yang sering kali terlupakan: awal tahun ajaran adalah salah satu momen terbaik untuk membantu anak menentukan target belajar yang baru, termasuk dalam belajar Bahasa Inggris.
Bukan karena anak harus langsung menjadi mahir atau memperoleh nilai sempurna, tetapi karena pada periode inilah mereka biasanya lebih terbuka terhadap kebiasaan, tantangan, dan tujuan yang baru.
Para peneliti menyebut fenomena ini sebagai fresh start effect, yakni kecenderungan seseorang untuk merasa lebih termotivasi memulai perubahan ketika memasuki babak waktu yang baru, seperti awal tahun, ulang tahun, awal bulan, atau awal tahun ajaran.
Itulah mengapa banyak kebiasaan baik lebih mudah dimulai pada momen-momen seperti ini.
Bagi anak-anak, pergantian kelas bukan sekadar perubahan angka di rapor. Ini adalah kesempatan untuk membangun kepercayaan diri baru, mencoba hal-hal baru, dan menetapkan tujuan yang ingin dicapai selama satu tahun ke depan.
Dan belajar Bahasa Inggris bisa menjadi salah satu bagian dari perjalanan tersebut.
Ketika mendengar kata “target”, banyak orang tua langsung membayangkan nilai yang tinggi atau kemampuan berbicara seperti penutur asli.
Padahal, target belajar yang baik tidak selalu harus besar.
Sering kali, target kecil yang realistis justru lebih mudah dijalankan secara konsisten dan memberikan dampak yang lebih panjang.
Misalnya:
Target-target sederhana seperti ini membantu anak melihat bahwa kemajuan tidak selalu harus terjadi sekaligus.
Sedikit demi sedikit juga merupakan kemajuan.
Awal tahun ajaran memiliki energi yang berbeda.
Rutinitas belum sepenuhnya terbentuk. Kebiasaan lama belum sepenuhnya kembali. Anak-anak biasanya masih berada pada fase eksplorasi dan lebih terbuka untuk mencoba sesuatu yang baru.
Inilah alasan mengapa banyak guru memanfaatkan minggu-minggu pertama sekolah untuk membangun budaya belajar, menetapkan aturan kelas, dan menumbuhkan motivasi siswa.
Hal yang sama juga berlaku di rumah.
Minggu-minggu awal sekolah dapat menjadi kesempatan bagi orang tua untuk membantu anak membangun kebiasaan belajar yang ingin dipertahankan sepanjang tahun.
Ada beberapa prinsip sederhana yang dapat membantu orang tua saat mendiskusikan target belajar bersama anak:
Ketika anak merasa memiliki tujuan tersebut, mereka biasanya akan lebih termotivasi untuk menjalaninya.
Sebelum rutinitas sekolah kembali berjalan penuh, mungkin ini saat yang tepat bagi orang tua untuk mengajak anak berbicara:
“Kalau tahun ini kamu ingin menjadi lebih baik dalam Bahasa Inggris, apa yang ingin kamu capai?”
Jawabannya mungkin sederhana.
Mungkin anak ingin lebih percaya diri berbicara.
Mungkin ingin memahami lagu atau film favorit tanpa subtitle.
Mungkin ingin lebih nyaman saat pelajaran Bahasa Inggris di sekolah.
Apa pun jawabannya, setiap perjalanan belajar yang besar biasanya dimulai dari satu tujuan kecil.
Dan mungkin, awal tahun ajaran ini adalah momen terbaik untuk membantu anak menentukan target belajar Bahasa Inggris yang baru.
***
Previous
10 Tips Kepsek Tingkatkan Mutu Sekolah
Next
Solusi Teknologi untuk Pendidikan
10 Jun - 3 min read
10 Jun - 3 min read
10 Jun - 3 min read
10 Jun - 3 min read
Paling banyak dibaca
01
10 Jun - 3 min read
01
10 Jun - 3 min read
01
01
10 Jun - 3 min read
01
10 Jun - 3 min read
01
10 Jun - 3 min read
01
10 Jun - 3 min read
01
10 Jun - 3 min read
01
10 Jun - 3 min read
01
10 Jun - 3 min read
01
10 Jun - 3 min read
01
10 Jun - 3 min read