Published on February 26, 2026
Bagikan artikel:
Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Kuala (Disdik Batola) bersama tim LearningRoom menggelar Evaluasi Pelaksanaan Program dan Pelatihan Teknis Penggunaan Media Pembelajaran Digital Bahasa Inggris di Aula Serba Guna Disdik Batola (13/02/2026). Kegiatan yang diikuti oleh 40 guru Bahasa Inggris SMP se-Kabupaten Batola ini menjadi bukti keberhasilan program pengimplementasian LearningRoom pada periode sebelumnya, sekaligus momentum penting untuk kian mematangkan implementasi digitalisasi pembelajaran di daerah-daerah seluruh Indonesia.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Kuala, Mas Aryansyah, S.ST., M.Kom., dalam sambutannya menegaskan komitmennya untuk terus mendorong guru agar adaptif terhadap teknologi.
"Guru Bahasa Inggris di Batola harus menjadi garda terdepan dalam pemanfaatan teknologi. Program LearningRoom ini bukan sekadar alat, tetapi jembatan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Saya apresiasi semangat para guru yang terus belajar dan beradaptasi, termasuk di daerah pinggiran yang menghadapi tantangan jaringan," ujar Mas Aryansyah.
Dalam sesi evaluasi, para guru memberikan umpan balik positif sekaligus masukan konstruktif terkait penggunaan media pembelajaran digital selama periode sebelumnya. Salah satu masukan utama adalah soal kendala jaringan di sekolah pinggiran. Menanggapi hal ini, tim LearningRoom telah menyediakan fitur akses offline untuk guru maupun murid, sehingga proses pembelajaran tetap dapat berjalan lancar tanpa tergantung koneksi internet.
Sejak diimplementasikan di 62 sekolah SMP tingkat pertama se-Kabupaten Batola, platform LearningRoom telah digunakan oleh 8.713 siswa aktif. Angka ini menunjukkan tingginya antusiasme dunia pendidikan Batola dalam mengadopsi teknologi pembelajaran berbasis digital.
Pada kesempatan yang sama, Disdik Batola mengumumkan program unggulan yang disambut antusias para guru, yaitu pemberian sertifikasi internasional Bahasa Inggris gratis kepada seluruh guru Bahasa Inggris SMP se-Kabupaten Batola menggunakan platform English Score (by British Council), yang merupakan partner resmi dari LearningRoom. Program ini bertujuan meningkatkan standar kompetensi guru sekaligus memotivasi mereka untuk terus mengasah kemampuan berbahasa Inggris.
Selain itu, Disdik Batola juga memberikan informasi mengenai rencana penyelenggaraan Barito Kuala Student English Fest yang akan digelar pada bulan Mei 2026 mendatang. Festival ini akan menjadi ajang unjuk kebolehan siswa-siswi Batola dalam berbahasa Inggris, sekaligus mempromosikan hasil pembelajaran digital yang telah berjalan.
"Barito Kuala Student English Fest adalah puncak dari program ini. Kami ingin menunjukkan bahwa guru dan siswa Batola siap bersaing secara global, tanpa melupakan akar lokal. Ini bagian dari visi kami mencetak generasi berdaya saing internasional," pungkas Mas Aryansyah.
Dengan adanya evaluasi berkelanjutan, solusi teknis yang adaptif, serta program sertifikasi dan festival, Disdik Batola dan LearningRoom optimistis mampu menciptakan ekosistem pembelajaran digital yang inklusif dan bermutu di Kabupaten Barito Kuala.
***
Previous
Permainan Edukasi yang Bantu Anak SD dan SMP Belajar
Next
Sosialisasi LearningRoom di Kupang Berjalan Lancar dan Siap Pakai di Sekolah Bulan Juli 2024
02 May - 3 min read
10 Jun - 3 min read
29 Jul - 3 min read
29 Jul - 3 min read
29 Jul - 3 min read
29 Jul - 3 min read
02 Aug - 3 min read
02 Aug - 3 min read
Paling banyak dibaca
01
01
02 Aug - 3 min read
01
02 Aug - 3 min read
01
02 Aug - 3 min read
01
02 Aug - 3 min read
01
02 Aug - 3 min read