Belajar Bahasa Inggris

Sebelum vs Sesudah: Peningkatan Nyata Pembelajaran Bahasa Inggris di Kelas

author img

Published on January 30, 2026

By Christian Ponto

Sebelum vs Sesudah: Peningkatan Nyata Pembelajaran Bahasa Inggris di Kelas

Bagikan artikel:

Pembelajaran bahasa Inggris di tingkat pendidikan dasar dan menengah memiliki tantangan tersendiri, terutama dalam membangun keberanian siswa untuk aktif menggunakan bahasa asing dalam konteks nyata. Di banyak satuan pendidikan, proses belajar masih menghadapi keterbatasan media pendukung, variasi metode, serta alat ukur yang mampu menggambarkan perkembangan kompetensi siswa secara utuh.

Dalam konteks transformasi pembelajaran dan peningkatan mutu pendidikan, diperlukan pendekatan yang tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga mendorong keterlibatan siswa, konsistensi latihan, dan transparansi hasil belajar. Guru dituntut untuk beradaptasi dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21, tanpa harus kehilangan peran sentralnya sebagai pendidik dan fasilitator.

Artikel ini menyajikan gambaran perubahan pembelajaran bahasa Inggris melalui pendekatan digital yang terstruktur, dengan menyoroti kondisi awal, proses pendampingan pembelajaran, serta dampak yang dirasakan di ruang kelas. Paparan ini dilengkapi dengan testimoni guru dan hasil pengamatan pembelajaran di kelas secara langsung di berbagai daerah.

Kondisi Awal (Sebelum Implementasi)

Sebelum LearningRoom digunakan, sebagian besar sekolah mitra menghadapi tantangan yang relatif serupa:

- Pembelajaran bahasa Inggris masih berpusat pada buku cetak

- Latihan listening dan speaking sangat terbatas

- Partisipasi siswa rendah, terutama dalam praktik berbicara

- Guru kesulitan memantau progres individu secara konsisten

Hal-hal yang juga turut disuarakan oleh Yana Latifah, seorang guru Bahasa Inggris dari SDN 3 Baleka, Lombok Barat.

"Tantangannya, pertama banyak peserta didik yang tidak aktif untuk belajar Bahasa Inggris di kelas, dan mereka juga cepat bosan karena merupakan mata pelajaran baru yang mereka dapatkan di sekolah."

Proses Implementasi Program LearningRoom

Setelah akhirnya menggunakan LearningRoom sebagai media pembelajaran pendamping di kelas, guru merasa cocok dan tetap dapat berperan sebagai fasilitator utama, sementara LearningRoom mendukung proses pengajaran di kelas sesuai kurikulum yang berlaku.

- Materi digital bertahap sesuai level

- Audio native speaker untuk listening

- Latihan interaktif dan kuis berbasis gamifikasi

- Sistem pelaporan aktivitas dan capaian siswa

Proses pengimplementasian juga berjalan secara bertahap melalui rangkaian pelatihan guru untuk memahami materi serta metode-metode pembelajaran yang ditawarkan oleh LearningRoom, sehingga penerapannya di kelas pun semakin lancar dan efektif.

Hasil dan Perubahan (Sesudah Implementasi)

1. Peningkatan Keaktifan dan Kepercayaan Diri Siswa

Setelah LearningRoom digunakan secara rutin, guru mulai melihat perubahan signifikan:

- Siswa lebih berani mencoba berbicara bahasa Inggris

- Kelas menjadi lebih aktif dan partisipatif

- Proses belajar terasa lebih menyenangkan

“LearningRoom sangat bagus karena memudahkan siswa dengan banyak fitur menyenangkan seperti video, games, dan soal-soal latihan yang akan membuat siswa lebih motivasi untuk terus belajar,” ujar Jo Dacosta, seorang guru Bahasa Inggris di SMP Negeri 11, Kota Kupang.

2. Peningkatan Kompetensi Bahasa Inggris

Berdasarkan observasi guru dan hasil evaluasi pembelajaran:

- Pemahaman listening meningkat karena terbiasa dengan audio berbahasa Inggris

- Penguasaan kosakata berkembang lebih cepat

- Struktur kalimat siswa menjadi lebih rapi dan kontekstual

LearningRoom membantu siswa belajar secara konsisten, baik di dalam maupun di luar jam kelas.

Dampak bagi Guru dan Sekolah

Implementasi LearningRoom memberikan manfaat langsung bagi sekolah dan tenaga pendidik:

- Efisiensi waktu persiapan materi

- Pembelajaran lebih variatif tanpa menambah beban guru

- Mendukung peningkatan kualitas pembelajaran bahasa Inggris secara berkelanjutan

LearningRoom tidak menggantikan peran guru, melainkan memperkuat peran guru melalui dukungan teknologi yang relevan dan mudah digunakan.

Relevansi Program bagi Pemerintah Daerah

Program LearningRoom selaras dengan upaya pemerintah daerah dalam:

- Meningkatkan mutu pembelajaran bahasa Inggris

- Mendukung transformasi digital pendidikan

- Memperluas akses pembelajaran berkualitas hingga ke daerah

Keberhasilan implementasi di berbagai wilayah menjadi bukti bahwa program ini dapat direplikasi dan disesuaikan dengan kebutuhan daerah.

Perbandingan kondisi sebelum dan sesudah implementasi menunjukkan bahwa LearningRoom memberikan perubahan yang terlihat, terasa, dan terukur dalam pembelajaran bahasa Inggris.

Dengan dukungan kebijakan dan kolaborasi bersama pemerintah daerah, LearningRoom berkomitmen menjadi mitra strategis pendidikan dalam meningkatkan kompetensi bahasa Inggris generasi muda Indonesia.


Previous

Solusi Teknologi Terbaik untuk Pendidikan Berkualitas

Next

Manfaat Mengejutkan dari Game Edukatif di Kelas Bahasa Inggris

Featured Articles