Published on April 21, 2026
Bagikan artikel:
Penguatan kemampuan Bahasa Inggris bagi generasi muda menjadi salah satu fokus utama dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) di daerah pariwisata strategis seperti Lombok Utara. Melalui kolaborasi dengan Dinas Dikbudpora Kabupaten Lombok Utara, LearningRoom mendorong pemanfaatan pembelajaran digital untuk meningkatkan kesiapan siswa menghadapi kebutuhan komunikasi global.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) penggunaan media pembelajaran digital Bahasa Inggris yang digelar pada Kamis, 16 April 2026 di Aula Kantor Dikbudpora KLU, dan diikuti oleh kepala sekolah serta guru Bahasa Inggris dari jenjang SD dan SMP
Program ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Lombok Utara yang menekankan pentingnya mempersiapkan SDM unggul di wilayah pariwisata nasional, khususnya kawasan Tiga Gili.
Sebagai destinasi yang terhubung langsung dengan wisatawan mancanegara, kemampuan berbahasa Inggris dinilai menjadi keterampilan dasar yang perlu dibangun sejak dini, tidak hanya untuk kebutuhan akademik, tetapi juga kesiapan menghadapi dunia kerja.
Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Dikbudpora) Lombok Utara, Muhammad Najib, S.Pd., M.Pd, menegaskan bahwa program ini menjadi bagian dari strategi daerah dalam mempersiapkan generasi muda yang kompetitif.
“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Lombok Utara untuk mempersiapkan generasi muda yang memiliki kemampuan Bahasa Inggris sejak dini. Kami ingin anak-anak Lombok Utara siap menghadapi dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa penguasaan Bahasa Inggris menjadi salah satu faktor penting dalam membuka peluang pendidikan, termasuk melalui jalur beasiswa.
Ketua MKKS SMP Kabupaten Lombok Utara, H. Ahmad Munadi, M.Pd., menyambut positif pelaksanaan kegiatan ini dan menilai program tersebut sejalan dengan kebutuhan pendidikan saat ini.
“Kegiatan ini sangat positif dan perlu didukung oleh semua pihak. Selain memiliki tujuan yang baik, program ini juga sesuai dengan regulasi yang ada, termasuk dalam pemanfaatan anggaran pendidikan untuk kepentingan siswa,” ujarnya.
Melalui pendekatan pembelajaran digital, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga didorong untuk mengembangkan kemampuan komunikasi secara lebih praktis dan relevan dengan kebutuhan dunia nyata.
Perwakilan LearningRoom, Mokh. Zidny Fadlan (Senior B2G Sales Manager), menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan teknologi pendidikan dalam menciptakan dampak yang berkelanjutan.
“Kami percaya bahwa akses terhadap pembelajaran yang tepat dapat membuka peluang besar bagi siswa di daerah. Melalui kolaborasi ini, kami ingin membantu sekolah menghadirkan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan relevan dengan kebutuhan masa depan.”
LearningRoom menyediakan platform pembelajaran digital yang memungkinkan siswa belajar secara mandiri melalui materi interaktif, latihan berbasis kompetensi, serta pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa di berbagai daerah.
Inisiatif ini sejalan dengan arah kebijakan pendidikan nasional yang mendorong pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, serta penguatan kompetensi Bahasa Inggris sebagai keterampilan global.
Dengan rencana menjadikan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib di tingkat SD dan SMP pada tahun 2027, langkah yang dilakukan Lombok Utara menjadi bagian dari upaya mempersiapkan sistem pendidikan yang lebih adaptif dan berdaya saing.
***
Previous
Pendidikan Berkualitas, Bangsa Cerdas
Next
10 Tips Kepsek Tingkatkan Mutu Sekolah
02 May - 3 min read
10 Jun - 3 min read
29 Jul - 3 min read
29 Jul - 3 min read
29 Jul - 3 min read
29 Jul - 3 min read
02 Aug - 3 min read
02 Aug - 3 min read
02 Aug - 3 min read
Paling banyak dibaca
01
02 Aug - 3 min read
01
02 Aug - 3 min read
01
02 Aug - 3 min read
01
02 Aug - 3 min read
01
02 Aug - 3 min read
01
02 Aug - 3 min read