Belajar Bahasa Inggris

Bahasa Inggris di Titik Terendah TKA, Apa yang Bisa Dilakukan Daerah?

author img

Published on December 24, 2025

By Christian Ponto

Bahasa Inggris di Titik Terendah TKA, Apa yang Bisa Dilakukan Daerah?

Bagikan artikel:

Rilis hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menjadi refleksi penting bagi dunia pendidikan nasional. Dari seluruh mata pelajaran wajib, Bahasa Inggris tercatat sebagai mapel dengan nilai rerata terendah, yakni di kisaran 24 dari skala 0–100.

Bagi pemerintah daerah dan dinas pendidikan, data ini bukan sekadar statistik. TKA merupakan instrumen pemetaan mutu pendidikan yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan pembelajaran di daerah. Rendahnya capaian Bahasa Inggris menandakan perlunya pendekatan baru yang lebih adaptif, terukur, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik saat ini.

TKA sebagai Alarm Dini Mutu Pembelajaran Daerah

Kemendikdasmen menegaskan bahwa TKA tidak digunakan untuk menentukan kelulusan siswa, melainkan sebagai alat diagnosis capaian akademik nasional dan daerah. Artinya, pemerintah daerah memiliki ruang strategis untuk menjadikan hasil TKA sebagai landasan perbaikan kebijakan pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran yang memerlukan perhatian khusus seperti Bahasa Inggris.

Dalam konteks global dan transformasi pendidikan, kemampuan Bahasa Inggris tidak lagi hanya menjadi mata pelajaran tambahan, tetapi kompetensi dasar yang berpengaruh pada kesiapan siswa menghadapi pendidikan lanjutan, dunia kerja, dan persaingan global.

Mengapa Bahasa Inggris Masih Menjadi Tantangan?

Rendahnya nilai TKA Bahasa Inggris mencerminkan tantangan struktural yang dihadapi banyak daerah, antara lain:

- Kesenjangan akses materi pembelajaran berkualitas, terutama di luar kota besar
- Pendekatan pembelajaran yang masih konvensional dan minim praktik kontekstual
- Variasi kompetensi awal siswa yang tinggi, tanpa dukungan pembelajaran adaptif
- Keterbatasan data pembelajaran sebagai dasar evaluasi kebijakan daerah

Tantangan ini membutuhkan solusi yang tidak hanya berfokus pada ruang kelas, tetapi juga memperluas ekosistem pembelajaran berbasis teknologi.

LearningRoom: Mitra Digital Daerah untuk Penguatan Bahasa Inggris

Sebagai platform pembelajaran digital Bahasa Inggris untuk jenjang SD hingga SMA, LearningRoom dirancang untuk mendukung pemerintah daerah dan satuan pendidikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan.

Pendekatan LearningRoom berangkat dari kebutuhan nyata di lapangan: materi yang mudah diakses, pembelajaran yang adaptif, serta data yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan.

Pembelajaran Adaptif untuk Kebutuhan Daerah yang Beragam

LearningRoom menyediakan materi Bahasa Inggris bertahap sesuai level kemampuan siswa. Dengan sistem pembelajaran adaptif, siswa tidak dipaksa belajar pada satu level yang sama, tetapi berkembang sesuai kapasitas masing-masing—hal krusial untuk daerah dengan heterogenitas kemampuan siswa yang tinggi.

Konten Interaktif yang Relevan dengan Kurikulum

Materi pembelajaran disusun selaras dengan Kurikulum Merdeka, dengan fokus pada penguatan kosa kata, pemahaman bacaan, struktur bahasa, dan kemampuan komunikasi dasar—kompetensi inti yang diukur dalam TKA.

Data Pembelajaran sebagai Dasar Evaluasi Kebijakan

LearningRoom dilengkapi dengan dashboard monitoring bagi guru dan pemangku kebijakan pendidikan. Pemerintah daerah dapat memanfaatkan data ini untuk:

- Melihat progres pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah-sekolah
- Mengidentifikasi area yang membutuhkan intervensi
- Menyusun program pembinaan guru dan siswa berbasis data

Strategi Implementasi LearningRoom di Tingkat Pemerintah Daerah

Agar berdampak optimal terhadap peningkatan hasil TKA Bahasa Inggris, implementasi LearningRoom dapat dilakukan melalui skema berikut:

1. Integrasi sebagai Program Pendukung Pembelajaran Daerah

LearningRoom digunakan sebagai sumber belajar tambahan resmi di sekolah dasar hingga menengah.

2. Pelatihan Guru Berbasis Platform Digital

Guru Bahasa Inggris mendapatkan pendampingan untuk memanfaatkan platform sebagai alat bantu pembelajaran dan evaluasi.

3. Penguatan Literasi Bahasa Inggris di Luar Jam Sekolah

Siswa memperoleh akses belajar mandiri yang terstruktur, memperluas waktu belajar tanpa menambah beban jam tatap muka.

4. Pemanfaatan Data untuk Peningkatan Capaian TKA

Data hasil belajar siswa dapat dijadikan indikator awal kesiapan siswa menghadapi TKA dan dasar penyusunan kebijakan daerah.

Kolaborasi untuk Meningkatkan Capaian Bahasa Inggris Nasional

Rendahnya nilai TKA Bahasa Inggris menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memperkuat kolaborasi dengan mitra pembelajaran digital. Dengan pendekatan yang tepat, teknologi dapat menjadi alat pemerataan kualitas pendidikan, bukan sekadar pelengkap.

LearningRoom hadir bukan hanya sebagai platform, tetapi sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun ekosistem pembelajaran Bahasa Inggris yang lebih inklusif, terukur, dan berkelanjutan—demi peningkatan mutu pendidikan dan daya saing generasi muda Indonesia.

***

Mari Bertualang dan Belajar Bahasa Inggris di

logo-LR-justpasteit.png

PELAJAR SENANG, PENGAJAR TENANG

INFO KONTAK DAN KERJASAMA KLIK DI SINI

Previous

5 Aktivitas Seru di Rumah Bikin Anak Betah Belajar

Next

10 Tips Kepala Sekolah Meningkatkan Mutu Pendidikan

Featured Articles