Published on March 24, 2025
Dalam perkembangan teknologi dewasa ini, media sosial dan platform digital sangat mempengaruhi kehidupan serta pertumbuhan anak. Keduanya menjelma sebagai ruang virtual bagi anak untuk bertemu teman-temannya, sumber hiburan sekaligus media pembelajaran.
Namun, tidak sedikit pula yang berpendapat bahwa media digital dapat berdampak buruk dan merupakan sebuah distraksi sehingga menurunkan produktivitas anak. Apakah yang sebaiknya dilakukan oleh orang tua untuk mendukung anak agar tetap mengembangkan kebiasaan digital yang sehat?
Berikut kami paparkan beberapa tips bagi orang tua yang ingin mendukung anak mengembangkan kebiasaan digital secara sehat!
Penting bagi keluarga untuk memiliki aturan yang jelas mengenai penggunaan media digital. Tetapkan jadwal yang seimbang antara waktu layar dan aktivitas lainnya.
Pastikan ada batasan waktu pemakaian perangkat yang sesuai dengan usia anak agar mereka tetap memiliki keseimbangan dalam kehidupan sehari-hari.
Agar anak tidak bergantung pada perangkat digital, alokasikan waktu dan tempat di rumah untuk aktivitas bebas digital.
Misalnya, ruang makan dan kamar tidur sebagai zona bebas perangkat, serta ajak anak untuk melakukan kegiatan seperti membaca buku, menggambar, atau bermain di luar rumah.
Berbicaralah secara terbuka dengan anak mengenai aktivitas online mereka. Tanyakan situs web yang mereka kunjungi, aplikasi yang mereka gunakan, serta pengalaman mereka saat berinteraksi di dunia maya.
Dengan berdiskusi secara rutin, orang tua dapat memahami kebiasaan digital anak serta memberikan bimbingan yang diperlukan.
Dalam era informasi yang serba cepat, anak-anak perlu memahami bagaimana memilah informasi yang mereka konsumsi. Ajarkan mereka untuk memverifikasi fakta sebelum mempercayai atau membagikan informasi.
Diskusikan tentang berita hasil editan, konten hoax, filter media sosial, serta bagaimana konten bisa dimanipulasi untuk kepentingan tertentu.
Orang tua perlu menetapkan aturan yang jelas terkait penggunaan media sosial dan game. Pastikan anak hanya mengakses platform yang sesuai dengan usianya, serta atur waktu bermain game agar tidak mengganggu waktu belajar atau tidur.
Penggunaan fitur parental control juga dapat membantu dalam mengawasi aktivitas anak secara online.
Jika anak mulai menunjukkan tanda-tanda kecanduan media digital seperti sulit berhenti bermain game, mudah marah saat diminta mengurangi waktu layar, atau kurang tertarik pada aktivitas lain, orang tua harus segera mengambil tindakan.
Diskusikan dengan anak dan, jika perlu, konsultasikan dengan ahli untuk mendapatkan solusi yang tepat.
Tidak semua anak siap memakai HP pada usia yang sama. Orang tua perlu menilai kapan anak sudah cukup matang untuk memiliki akses ke perangkat digital.
Selain itu, batasi penggunaan perangkat sebelum tidur agar anak tetap memiliki pola tidur yang sehat.
Dengan demikian, kiat-kiat di atas dapat mendorong anak untuk memiliki kebiasaan digital yang sehat sebagai langkah penting dalam menghadapi era digital saat ini.
Semoga para orang tua dapat membantu anak menggunakan teknologi secara bijak tanpa mencabut keseimbangan dalam kehidupan mereka. Komunikasi terbuka dan batasan yang jelas akan membantu anak mengembangkan pola penggunaan media yang positif dan bertanggung jawab.
***
Mari Bertualang dan Belajar Bahasa Inggris di
Bergabung dan dapatkan lebih banyak berita menarik serta penawaran khusus!